Apa yang dimaksud sengan manusia seutuhnya? Bagaimana caranya untuk menjadi manusia seutuhnya? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu dapat kita jawab secara sederhana Manusia seutuhnya dapat didefinisikan sebagai manusia yang memiliki akal, kecerdasan, serta kesehatan jasmani dan rohani. Apakah ketiga hal tersebut merupakan dasar-dasar untuk menjadi manusia seutuhnya? jawabannya adalah iya. Manusia yang utuh akan memmiliki ketiga hal tersebut secara seimbang.
Akal merupakan salah satu anugerah sang pencipta yang diberikan kepada manusia. Untuk itu, sebagai manusia yang berakal sebaikya kita menggunakan akal ini secara maksimal.
Adanya akal, akan maksimal jika dibarengi kecerdasan. Hal inilah yang dapat membedakan manusia dengan makhluk Allah SWT yang lainnya.
Adanya akal dan kecerdasan, haruslah ditunjang dengan kesehatan jasmani dan rohani. mengapa demikian? Karena apabila jasmani (fisik) kita lemah, maka akal dan kecerdasan yang dimiliki sulit untuk digerakan.Kemudian rohani (jiwa), rohani yang dimiliki haruslah baik agar akal dan keerdasan yang dimiliki dapat berjalan pada tempatnya.
Maka dari itu akal, kecerdasan, dan jasmani dan rohani haruslah berjalan beriringan, karena ketiga hal tersebut adalah hal-hal yang selalu berkaitan dalam kehidupan manusia. Memang tidak mudah untuk menjadi manusia seutuhnya, tetapi harus kita ingat bahwa segala sesuatu pasti memiliki proses.
Selalu semangat menjadi manusia seutuhnya, sehingga memiliki semangat manusia seutuhnya. ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar